Badan Geologi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan Badan Informasi Geospasial

Rabu 30 Mei 2018, Badan Geologi menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG), di Kantor BIG, Cibinong, Bogor Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi implementasi Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi geologi dan geospasial, juga sebagai tindaklanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman yang telah dilakukan tanggal 18 Mei 2018 di Badan Geologi, Bandung Jawa Barat. Pada Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini, Badan Geologi diwakili oleh Kepala Pusat Survei Geologi, Eko Budi Lelono dan dari BIG diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama, Wiwin Ambarwulan.

 gbr1

Penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Kepala Pusat Survei Geologi dengan Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama

Perjanjian Kerjasama ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki oleh Badan Geologi dan BIG dalam penelitian, pengembangan, pemanfaatan data, dan informasi geospasial dan geologi untuk mendukung pembangunan nasional. Ruang lingkup perjanjian kerjasama meliputi penelitian di bidang geospasial dan geologi; pengembangan metode survei dan pemetaan; publikasi bersama di bidang geospasial dan geologi; berbagi pakai data dan informasi geospasial dan geologi; peningkatan kemampuan sumber daya manusia; dan pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki keduanya.

Pusat Survei Geologi, sebagai walidata peta geologi serta penghasil peta-peta tematik lainnya memandang penting kerjasama dengan BIG sebagai penyedia Informasi Geospasial Dasar di Indonesia. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan peta atau informasi geologi berbasis geospasial yang akurat dan terkini (update). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi geologi berbasis geospasial mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari banyaknya permintaan pelayanan informasi geologi melalui layanan GEOMAP Pusat Survei Geologi. Pada tahun 2017, Pusat Survei Geologi telah melayani 1162 lembar peta untuk publik. Penggunaan informasi berbasis geospasial akan memudahkan proses pengintegrasian dengan peta-peta yang telah dibuat oleh Kementerian/Lembaga lainnya. Hasilnya diharapkan dapat mempemudah proses berbagi pakai data melalui simpul jaringan nasional sehingga data mudah diakses dan digunakan oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan Instansi terkait lainnya.

gbr2 

Penyerahan Cindera Mata dari Kepala Pusat Survei Geologi kepada Kepala Badan Informasi Geospasial

Badan Geologi sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada tingkat ketelitian peta skala 1:50.000, memiliki unit kerja yang menjadi walidata, antara lain : Pusat Survei Geologi sebagai walidata untuk peta geologi, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan sebagai walidata untuk Peta Hidrogeologi dan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sebagai walidata untuk Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi, Kawasan Rawan Bencana Tsunami, dan Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi serta Kawasan Rawan Bencana Gerakan Tanah serta Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi sebagai walidata untuk Peta Sumber Daya Mineral, Sumber Daya Batubara dan Sumber Daya Panas Bumi.

 

Penyusun   : Nungky Dwi Hapsari dan Akbar Cita (Pusat Survei Geologi – Badan Geologi)

Sumber Foto: Sinung Baskoro