Kabupaten Pemalang Mendapat Bantuan Sumur Bor Air Tanah Dari Badan Geologi

Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL), Andiani mewakili Kepala Badang Geologi bersama Bupati Pemalang, Junaedi dan komisi VII DPR-RI Ramson Siagian meresmikan sekaligus dua lokasi sumur bor air bersih di Desa Belik Kecamatan Belik dan Desa Wanarata Bantar Bolang Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah Rabu (1/08/18).

gbr1

Badan Geologi Kementerian ESDM mempunyai kewajiban melakukan penyelidikan dan penelitian kegeologian di Indonesia, dan melalui PATGTL melakukan kegiatan yg langsung menyentuh masyarakat yaitu melakukan pemboran air tanah.

"Kondisi geografis Indonesia sangat bervariasi, beberapa tempat di Indonesia mengalami kekeringan apalagi di musim kemarau ini, tentunya kesulitan air bersih. Peranan Pemerintah Pusat dan Daerah bekerja sama dlm mengalokasikan kegiatan utk kebutuhan masyarakat," jelas Andiani, Kepala PATGTL dalam sambutannya sesaat sebelum melakukan peresmian sumur bor.

gbr2

Badan Geologi melakukan pemboran sumur bor sejak tahun 2005. Dimulai dengan 10 titik dan terus bertambah sampai akhirnya rentang waktu tahun 2015-2017 ada 13 sumur di pemalang yang dapat dimanfaatkan oleh 37 rb penduduk. Sedangkan pada tahun 2018 direncanakan ada 4 lokasi titik sumur bor di Kab Pemalang.

Sumur bor yg dibangun mempunyai debit air 1,5 liter perdetik, didukung genset kapasitas 10 kilo wat dengan bak penampung air. Sumur bor ini memerlukan perawatan dengan biaya besar. Pemerintah Pusat hanya bertugas membangun dan untuk perawatan diserahkan ke Pemerintah Desa. Biasanya dibentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sehingga biaya bisa ditanggung bersama oleh masyarakat dalam pemeliharaan sumur bor.

Andiani menuturkan rasa terimakasih sebesar besarnya pada warga yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sumur bor. Apabila sumur bor dimanfaatkan dengan baik akan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Bupati Pemalang Junaedi mengatakan dalam sambutannya bahwa penyediaan air bersih untuk masyarakat yang belum merata memang menjadi permasalahan umum di berbagai pemerintah daerah termasuk Kabupaten Pemalang. Di tengah keterbatasan ini tentunya saya selaku Bupati Pemalang dan seluruh masyarakat khususnya yang ada di Desa Belik ini merasa berbahagia dan menyambut baik terhadap pembangunan sampai dengan peresmian sumur bor.

Kepala Desa Belik Ratno serta Kepala Desa Wanarata Sutedjo sangat berterima kasih atas pembangunan sumur bor di wilayahnya dan telah ditemukannya titik air di Desa Belik dan Desa Wanarata sehingga bisa membantu masyarakat yang selama ini kekurangan air bersih. Di desa Belik selama ini terjadi kemiskinan dadakan karena pada musim kemarau uang yang harusnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jadi dipakai untuk membeli air karena kekeringan.

Anggaran pembangunan sumur bor besar dan tidak semua wilayah dapat bantuan, karena itu diharapkan kepala desa dan masyarakat merawat sehingga bisa dipakai berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penyusun            : Lilies Marie dan Titan Roskusumah