Warta Geologi Volume 2 No. 1

warta201004

Download isi klik disiniacroread

EDITORIAL
Manfaat dan Pemanfaatan Informasi Geologi Lingkungan
Pembaca yang budiman,
Tak terasa perjalanan "Warta Geologi" (WG) sudah sampai ke tahun kedua (Volume II). Ada perubahan penting dalam kebijakan tentang status WG. Yakni, dari status buletin dalam (intern) yang ditujukan untuk kalangan terbatas di lingkungan Badan Geologi pada tahun 2006, menjadi buletin untuk lingkup nasional yang ditujukan untuk semua kalangan mulai tahun 2007 ini. Perubahan status tersebut, meskipun tidak mengubah secara mencolok tampilannya, namun, tentu saja mengubah benang merah, isi dan penyajian tulisan di dalamnya. Untuk itu, dalam setiap WG yang terbit mulai edisi kedua ini dialokasikan selain rubrik "Editorial", dan "Profil", juga rubrik-rubrik berikut: "Seputar Geologi", "Geologi Populer", "Lintasan Geologi", dan "Geofakta".
"Profil” sebagaimana pada WG edisi sebelumnya, mengemukakan tentang tokoh atau pegawai di lingkungan Badan Geologi atau siapa saja yang dedikasinya di bidang geologi dipandang patut untuk diketahui masyarakat luas. Rubrik ”Seputar Geologi” berisikan sekitar informasi tentang kegiatan bidang geologi atau bidang lain terkait kegiatan kegeologian, khususnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan atau diikuti oleh Badan Geologi. ”Geologi Populer” berisikan bahasan seputar geologi menurut kacamata masyarakat umum atau bidang geologi yang terkait dengan bidang lainnya yang pada saat itu sedang populer di tengah masyarakat. ”Lintasan Geologi” diharapkan mampu menyajikan keadaan geologi di daerah atau pemanfaatan nformasi geologi di daerah tertentu. Atau, ia berisikan gambaran kekayaan dan atau kandungan geologi yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pemanfaatan sumber daya alam secara rasional dan perlindungan manusia, harta benda dan lingkungannya di Daerah. Adapun rubrik ”Geofakta” dimaksudkan sebagai wahana untuk mengenal lebih jauh konsep, teori-teori dan hukum-hukum dasar ilmu geologi berikut tokoh pencetusnya.

Pembaca yang budiman,

Inti dari persoalan geologi lingkungan tiada lain adalah upaya untuk memanfaatkan lingkungan geologi secara rasional dan perlindungan manusia, harta benda dan lingkungannya dari bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh lingkungan geologi tersebut, baik karena sifat alamiahnya maupun karena interaksinya dengan kegiatan manusia. Lingkungan geologi yang dimaksud adalah segenap bagian dari kulit bumi yang mempengaruhi secara langsung terhadap kondisi dan keberadaan masyarakat yang atasnya manusia melakukan eksploitasi dan perubahan. Karena itu, batuan (termasuk tanah), bentang alam, air tanah, dan geologi yang potensial atau mendukung untuk dimanfaatkan disebut potensi geologi atau faktor komponen lingkungan disebut faktor geologi pembatas atau kendala.  Aplikasi informasi geologi lingkungan yang utama ditujukan atau secara umum: informasi geologi lingkungan untuk pengelolaan lingkungan.

WG kali ini tepatlah kiranya jika kita sebut sebagai WG Edisi Geologi Lingkungan. Lebih dari 3 (tiga) tulisan yang terkait dengan geologi lingkungan disajikan. Pertama, tulisan yang mengupas tentang pemanfaatan informasi geologi lingkungan untuk penataan ruang dan pengembangan wilayah, ditulis oleh Kepala Pusat Lingkungan Geologi, Badan Geologi, yaitu Dr. Ir. A. Djumarma Wirakusumah. Dalam tulisan yang disajikan dengan gaya wawancara tersebut para pembaca dapat mengekplorasi lebih jauh tentang seluk beluk informasi geologi lingkungan, mulai dari definisinya, cara penyajiannya, pemanfaatannya dan kondisi Indonesia dalam kaitannya dengan informasi geologi lingkungan. Kedua, sebuah aplikasi penelitian dan pelayanan informasi geologi lingkungan yang ditujukan untuk pemecahan persoalan banjir dengan kasus banjir Jakarta, 2007 dapat disimak dalam tulisan berjudul : ”Arahan Geologi Lingkungan untuk Pengendalian Banjir di Wilayah Jabodetabek Punjur”. Mudah-mudahan dengan penyajian tulisan-tulisan bertemakan geologi lingkungan dan bidang lainnya yang terkait, kita dapat memperoleh wawasan dan inspirasi lebih luas lagi tentang bagaimana cara memanfaatkan sumber daya alam secara rasional yang sekaligus mengandung upaya perlindungan lingkungan atau  mitigasi bencana.

Pembaca yang budiman,

Selain menyampaikan fokus berkenaan dengan geologi lingkungan, WG Nomor I Volume II ini juga menyajikan tulisan-tulisan berkenaan dengan prospek karir bidang geologi, survei gunung api aktif menggunakan kamera termal, geowisata untuk daerah Jawa Barat, tokoh geologi, profil geologi yang menampilkan seorang pengamat gunung api, dan beberapa laporan kegiatan serta rencana kegiatan ke depan.

Dengan harapan para pembaca sekalian dapat berkontribusi tulisan untuk WG penerbitan selanjutnya, akhir kata kami ucapkan: ”Selamat menikmati WG dalam format baru, WG nomor perdana Tahun 2007!!!”

Bandung, Maret 2007
Oman Abdurahman

 

[Kembali]