Article Detail

Model intensitas gempa bumi di Maluku Utara


JURNAL LINGKUNGAN DAN BENCANA GEOLOGI, Vol. 3 No. 2 August 2012

Cecep Sulaeman - PVMBG, Badan Geologi.
Athanasius Cipta - PVMBG, Badan Geologi.
Nilai percepatan tanah di Maluku Utara diperoleh berdasarkan metoda Probabilistic Seismic Hazard Anal¬ysis (PSHA) dengan menggunakan perangkat lunak Earthquake Risk Model (EQRM) yang dikembangkan oleh Geoscience Australia. Nilai percepatan tanah selanjutnya dikonversi menjadi intensitas gempa bumi menggunakan persamaan Atkinson dan Kaka. Model sumber gempa bumi yang digunakan sebagai masukan dalam analisis ini adalah zona subduksi Filipina, Thrust Maluku Barat, Thrust Maluku Timur, Sesar mendatar Sorong, Sesar mendatar Sula, dan sesar-sesar yang terdapat di Pulau Morotai, Halmahera, Obi, dan Taliabu. Hasil analisis menunjukkan nilai percepatan tanah di wilayah Maluku Utara berkisar antara 0,07 hingga 1,1 g. Nilai tersebut setara dengan intensitas gempa bumi V MMI hingga IX MMI. Berdasar¬kan nilai kesetaraan tersebut intensitas gempa bumi di Maluku Utara dapat dibagi menjadi tiga kelompok yaitu, daerah dengan intensitas < VII MMI, VII – VIII MMI, dan intensitas > VIII MMI.
intensitas, percepatan puncak, model sumber gempa bumi, PSHA
  • Apandi, T. dan Sudana., D, 1980, Peta Geologi Lembar Ternate Maluku Utara, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
  • Atkinson and Kaka, 2007, Relationships, between Felt Intensity and Instrumental Ground Motion in The Central United States and California, Bulle¬tin of Seismological Society of America, Vol.97, No.2, pp.497-510, april 2007.
  • Cornell, C. dan Allin,1968, Engineering Seismic Risk Analysis, Bulletin of the Seismological of America, Vol.58, No.5, pp.1583-1606.
  • ISC, 2012, ISC Bulletin; Event catalogue search. http://www.isc.ac.uk/iscbulletin/search/catalogue, diunduh 9 Februari 2012.
  • Kramer, L. S., 1996, Geotechnical Earthquake En¬gineering, Prentice-Hall, Inc.
  • Sudana, D. dan Yasin, A., 1980, Peta Geologi Lembar Obi Maluku Utara, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
  • Sukanta, I.N., Pudja, I.P., Pakpahan, S., Badriyah, I.M., Muchlis, Mudalifana, W.S., dan Tresnawati, R., 2010, Laporan Accelerograph BMKG Dalam Penentuan Peta Intensitas Gempa Kuat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
  • Supanjono, J.B. dan Haryono, E., 1980, Peta Geologi Lembar Banggai Maluku Utara, Pusat Peneli¬tian dan Pengembangan Geologi.
  • Supartoyo dan Surono, 2008, Katalog Gempa bumi Merusak di Indonesia Tahun 1629 – 2007, PVMBG, Badan Geologi.
  • Supriatna, S., 1980, Peta Geologi Lembar Morotai Maluku Utara, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
  • Surono dan Sukarna, D., 1980, Peta Geologi Lem¬bar Sanana Maluku Utara, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
  • Tim Revisi Peta Gempa Indonesia, 2010, Work¬shop Paparan Tinjauan Teknis Peta Bahaya Gem¬pa Indonesia Terbaru, Bandung.
  • USGS, 2012, Global vs30 Map server. http://earth¬quake.usgs.gov/hazards/apps/vs30, diunduh 12 Februari 2012.
  • Yasin, A., 1980, Peta Geologi Lembar Bacan, Ma¬luku Utara, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Download

Comments


* Comments will be reviewed first before publish

* You need to be login to post your comment. doesn't have login Id, please register

There's No Comment Data to be shown